Poci Gabung Sriwijaya

09.04 Reporter: exspresi dalam hidup 0 Responses
Perjuangan Sriwijaya FC untuk me­minang Rahmad Rivai membuahkan hasil. Sabtu lalu (25/7), striker Persitara Jakarta Utara itu resmi bergabung dengan Sriwijaya. Poci -sapaan akrab Rahmad Rivai- sudah meneken kontrak di Jakarta.

''Kami resmi mendapatkan Rahmad Rivai. Mudah-mudahan Rahmad bisa mempertajam serangan Sriwijaya musim depan,'' kata Manajer Sriwijaya FC Hendri Zainuddin.

Sriwijaya membidik Poci setelah negosiasi mem­bo­yong penyerang Persija Jakarta Bambang Pa­mung­kas mene­mui jalan buntu. Striker timnas Indo­nesia itu mene­tap­kan banderol yang terlalu tinggi bagi Sriwijaya.

''Kami bersyukur karena negoisasi dengan Rah­mad Rivai tidak terlalu lama. Dia akan mengisi posisi Bambang yang gagal kami bawa ke Sriwijaya,'' ujar Hendri yang juga mantan ketua umum PS Banyuasin tersebut.

Poci terbilang penyerang produktif. Musim lalu, dia me­­nyumbangkan sepuluh gol untuk Persitara. Terkait dengan nilai kontrak Poci, Hendri enggan memaparkan. Kabarnya, banderol Poci berada pa­da kisaran Rp 600 juta sampai Rp 750 juta. (mg43/jpnn/ca)


Read more...

Ponaryo-Ismed Pilih Sriwijaya FC

08.51 Reporter: exspresi dalam hidup 0 Responses

saja mendapatkan investor anyar, PT Persija Jaya ditinggalkan dua pemain pilar, Ponaryo Astaman dan Ismed Sofyan. Dua pemain senior itu memilih berlabuh di Sriwijaya FC.
Bukannya berduka, Direktur SDM dan Umum PT Persija Jaya Bambang Sucipto justru bergembira setelah men­dengar kabar tersebut. Sebe­lum­nya, lembaga pengelola Persija Jakarta itu memang merombak tim. Termasuk melepaskan pemain senior dan mengganti dengan pemain muda. Jika dipersentasekan, menurut dia, Persija hanya akan menyisakan 5 persen pe­main lawas untuk menghadapi musim kompetisi 2009/2010.

Selain Ismed, penyerang timnas Aliyudin merupakan pemain yang sudah pasti tidak lagi direkrut untuk meng­hadapi musim depan. Ikon Per­sija Bambang Pamungkas pun belum dipastikan kembali bergabung. Nego masih dilakukan karena Persija mulai memilih untuk merasionalkan kontrak pemain. "Kami justru bangga karena kualitas pemain Persija masih diakui tim-tim lain," ujarnya.
Kini, dengan pelatih anyar dari Por­tugal Alberto Rafael Gomez, Persija optimistis bisa menghasilkan pemain-pemain muda yang andal seperti saat menelorkan Bam­bang Pamungkas, Ismed Sofyan, dan M. Ilham. "Kalau tidak memberikan ke­sem­patan kepada yang muda, bagaimana bisa melihat potensi mereka," tuturnya.

Hingga kemarin, Bambang masih ogah memberikan keterangan menge­nai siapa saja pemain yang sudah me­ra­pat ke Persija. Dia hanya memberikan kisi-kisi bahwa tim berjuluk Macan Kemayoran itu akan diperkuat enam pemain berlabel tim nasional, lima kursi untuk pemain asing, dan sisanya dipercayakan kepada pemain muda. "Kami masih membahas statistik pemain. Mudah-mudahan pekan depan sudah bisa matang," ungkapnya.
Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Dar­ma­wan yang juga anggota tim lima belum mengetahui bahwa Ismed dan Ponaryo sudah merapat ke tim berjuluk Laskar Wong Kito tersebut.

"Sebagai pelatih saya memang mereko­men­da­si­kan dua pemain itu untuk bergabung da­lam tim," katanya. Dia sedang berada di Bandung sehingga kurang mengetahui perkem­bangan tim polesannya. (vem/diq)

Read more...